KELAS DEBAT

Tanggal : 3 April 2021

Waktu                 : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat               : Google Meet

Pemateri            : Galuh Tri Wahyuningsih

Pokok permasalahan yang dibicarakan : *Gambaran umum tentang debat*

 Debat addalah pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. Tujuan dari debat sendiri adalah upaya kedua belah pihak yang mencoba membangun suatu kasus dengan didukung oleh argument-argumen yang mendukung kasus mereka. Selanjutnya untuk sistem perdebatan yang sering digunakan di Indonesia adalah

1. Asian parliamentary style

Dalam debat asian perlemen terdapat 2 tim yang saling berlawanan yaitu tim pro (pemerintah) dan tim kontra (oposisi)

2.   Australian parlementary stye

Dalam debat ini, dua tim beranggotakan masing-masing tiga orang berhadapan dalam satu debat, satu tim mewakili Pemerintah (Government) dan satu tim mewakili Oposisi (Opposition),

3.  British parlementary style

Dalam British Parliamentary Style terdiri dari 4 tim yang dibagi menjadi 2 grub, 2 tim goverment dan 2 tim oposisi, masing-masing beranggotakan 2 orang.

Tanya Jawab:

1.           Pertanyaan dari aisyah: bagaimana menciptakan pimpinan tim yang handal?

Jawaban: memastikan anggota dapat bekerja dengan baik, kita juga harus tau bagaimana konsepnya, bagaimana cara berkomunikasi, dan kita harus percaya diri dalam berdebat.

2.           Pertanyaan dari Priska Rahmawati: apa basic yang harus dimiliki oleh seorang pendebat? Dan bagaimana tips-tips agar tidak gerogi ketika berbicara di depan umum?

Jawabnnya: basic yang harus di miliki yaitu pd (percaya diri) apapun itu kamu harus percaya diri dengan apa yang akan kamu utarakan nanti. Dan untuk tips agar tidak grogi itu kamu bisa coba melatih berbicara di depan cermin, intinya sering seringlah berlatih.

3.           Pertanyaan dari Yogi Supriyono: Bagaimana kita mengontrol emosi kita, karena terkadang kalau sudah terbawa emosi banyak materi yang sudah di siapkan hilang semua, terus lebih baik kita ini dalam mengungkapkan argument dengan pelan atau tegas?

Jawabannya: kalau untuk control emosi itu tergantung pribadi masing-masing ya, tetapi kalua untuk materi itu jangan di hafal tetapi di pahami. Dan dalam mengungkapkan argument itu kita bisa sesuaikan nada dan intonasinya dengan argument yang akan di utarakan, karena tidak mungkin kan saat kita perkenalan kita itu bicaranya ngegas keras begitu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HMPS Akuntansi Syariah Gelar Pelatihan Menulis Essay dan Seni Presentasi

SAFARI 2025

ACCES 2025